Home Palu

Persiapan UNBK, SMK Bina Potensi Bentuk Kelas Akselerasi

268
Masran. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMK Bina Potensi Palu Marsan mengungkapkan, persiapan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) April mendatang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Persiapan yang kami lakukan diantaranya penambahan jam pelajaran untuk tiga mata pelajaran yang masuk di UNBK. Selain itu pihak sekolah juga mengelompokan siswa sesuai dengan potensi dan kemampuan akademik siswa,” kata Masran belum lama ini.

Kata Masran, untuk meraih hasil yang memuaskan pada pelaksanaan UNBK nanti, masing-masing sekolah tentunya punya cara dan metode tersendiri. Olehnya itu SMK Bina Potensi Palu mempersiapkan siswanya menghadapi UNBK dengan membentuk kelas akselerasi.

“Pengelompokan itu kami istilahkan dengan kelas akselerasi, dimana para siswa yang memiliki kemampuan akademik diatas rata-rata dikelompokan menjadi satu. Sementara siswa yang agak lambat perkembangannya saat menerima pelajaran, juga dikelompokan menjadi satu kelas,” jelas Masran.

Selepas di kelompokan di dalam satu kelas, kata dia, para siswa kembali belajar sesuai dengan kelas mereka masing-masing.

Masran mengatakan, pembinaan pada kelas akselerasi itu dilakukan secara khusus. Sebab, didalamnya merupakan siswa yang rajin belajar, mempunyai kemampuan yang lebih baik, dan tingkat keseriusan belajarnya lebih tinggi. Sehingga, pembinaan dan metode belajar mereka disesuaikan dengan potensi yang dimiliki.

Menurutnya, banyak keuntungan yang diperoleh dari metode ini. Salah satunya, bisa memenuhi capaian kurikulum secara cepat, karena siswa memiliki daya tangkap yang lebih baik, dan keseriusan belajar yang baik juga.

“Namun, jika siswa tidak dikelompokan di kelas khusus, maka ini akan membebani mereka, karena semestinya siswa itu sudah bisa lanjut ke materi berikutnya, tetapi karena masih banyak teman-temanya yang belum memahami materi tersebut, terpaksa mereka juga menjadi lambat dalam menerima materi,” katanya.

Disamping itu, kata dia, pihak sekolah juga dapat menentukan metode pembelajaran yang tepat kepada siswa, apalagi bagi siswa yang daya tangkapnya kurang baik. Tentunya, dengan pengelompokan tersebut, para guru juga dapat memberikan metode belajar yang tepat, sehingga semua siswa dapat memahami materi yang diberikan dengan baik.

“Metode ini sudah kami terapkan sejak tiga tahun yang lalu. Namun untuk saat ini, pembentukan kelas akselerasi itu dilakukan saat memasuki semester enam pada Januari 2019 lalu. Sebab, semester lima tidak berjalan dengan baik karena adanya bencana, sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakn program ini di semester lima,” ujarnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas