Home Palu

PLN Diminta Jaga Pasokan Listrik UAMBN-BK

212
Dr Djamil M Nur. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka mengantasipasi terjadinya gangguan listrik saat pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandard Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah menyurati PT. PLN (Persero) Palu.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Madrasah Kemenag Provinsi Sulteng, Dr Djamil M Nur kepada Metrosulawesi di ruang kerjanya, Kamis, 14 Februari 2019.

“Persoalan listrik ini memang sangat penting saat pelaksanaan UAMBN-BK, sebab jika terjadi pemadaman, pasti mengganggu psikologi siswa saat mengerjakan soal UN,” kata Djamil.

Olehnya itu kata dia, Januari kemarin Kemenag Sulteng telah menyurati pihak PLN agar tidak memadamkan listrik saat pelaksanaan UN, yang sesuai jadwal akan dilaksanakan Maret dan April mendatang.

“Dalam surat yang kami berikan kepada PLN, kami telah melampirkan jadwal UN tahun ini dan kami berharap PLN dapat mengantisipasi listrik agar tidak padam, seperti pelaksaan UN tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Selama ini menurut Djamil, respon pihak PLN saat pelaksanaan UN sangat baik, sebab UN dilakukan secara nasional.

Meskipun koordinasi dengan PLN sudah dilakukan pihaknya, Djamil mengungkapkan ada beberapa madrasah juga telah menyiapkan mesin untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik saat pelaksanaan UAMBN-BK.

Terkait jaringan internet, Djamil mengungkapkan tidak ada masalah bagi madrasah yang berada di wilayah perkotaan.

“Tetapi untuk madrasah yang berada di kepulauan dan pegunungan, tentunya butuh perjuangan saat mengirimkan data ke pusat. Namun semua hal itu dapat diantisipasi demi keberhasilan putra-putri bangsa. Operator dan teknisi di daerah biasanya melakukan sinkronisasi, menempuh jarak puluhan kilo meter untuk mencari jaringan internet, kami sangat apresiasi perjuangan para teknisi ini,” katanya.

Djamil berharap pelaksanaan UAMBN-BK berjalan lancar dan prestasi siswa tahun ini dapat meningkat.

“Karena prestasi UAMBN-BK di Sulteng saat ini masih berada di posisi tengah, semoga di tahun ini bisa berada di posisi atas,” harapnya.

Djamil mengungkapkan bahwa tahun ini, semua MTs maupun MA di Sulteng 100 persen siap melaksanakan UAMBN-BK tahun ajaran 2018/2019.

“Kesiapan itu terlihat dari simulasi kedua yang digelar secara serentak belum lama ini. Semua madrasah sudah mampu melaksanakan UAMBN-BK dengan sempurna,” ujar Djamil.

Kata dia, perlu diketahui oleh sejumlah sekolah, bahwa pada pelaksanaan UAMBN-BK atau UNBK sekolah dibenarkan untuk melakukan resource sharing, meminjam sarana computer atau laptop orang tua siswa dan sekolah lainnya.

“Proses peminjaman sarana dalam menunjang pelaksanaan ujian berbasis komputer itu dibolehkan,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas