Home Palu

Gubernur Aceh Resmikan Pembangunan Masjid Rp3,3 Miliar di Palu

241
BANGUN MASJID - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Jami Nurul Khasana Aceh. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

  • Warga Sepakat Beri Nama Masjid Nurul Khasana Aceh

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meletakkan batu pertama menandai dimulainya pembangunan Masjid Jami Nurul Khasana  bantuan pemerintah dan masyarakat Aceh di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu 13 Februari.

KEHADIRAN Plt Gubernur Aceh dan rombongan di Kelurahan Pengawu disambut meriah oleh masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat setempat termasuk pengurus/panitia pembangunan masjid Jami Nurul khasana Aceh.

Dalam sambutannya menjelang peletakan batu pertama, Plt Gubernur Aceh mengatakan dana yang dihimpun melalui ‘Donasi Aceh untuk Palu’ mencapai lebih kurang Rp 3,3 miliar yang semuanya akan difokuskan untuk pembangun Masjid Nurul Khasana Aceh.

“Pak Wali Kota tak perlu khawatir, kami tidak mengggunakan sedikit pun uang itu untuk keperluan kami kemari,” kata Plt Gubernur Aceh disambut tepuk tangan hadirin.

Masjid Jamik Nurul Hasanah di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu rusak berat akibat gempa 28 September 2018.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyetujui rekomendasi tim survei untuk membantu pembangunan kembali masjid tersebut dengan memanfaatkan bantuan masyarakat dan Pemerintah Aceh.

Pemerintah Provinsi Sulteng, Pemkot Palu, dan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Tatanga khususnya di Kelurahan Pengawu menyambut gembira rencana itu bahkan disepakati memberi nama masjid tersebut Masjid Nurul Khasana Aceh.

Masjid Nurul Khasanah Aceh berukuran 20×20 meter dibangun dengan perpaduan kayu dan beton dirancang oleh Dr Ing Andry Widyowijatnoko, ST, MT yang juga Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sementara, Andry Widyowijatnoko, arsitek masjid tersebut menjelaskan, rumah ibadah ini dengan menggunakan konstruksi bangunan dari beton, dan bagian atap terdiri atas beberapa rangka bambu persegi panjang membentang sejauh 18 meter.

“Insha Allah, masjid ini kita harapkan selesai pembangunannya dalam waktu dekat. Untuk masjid Jami Nurul khasana Aceh merupakan mesjid kedua yang saya arsiteki. Sebelumnya, saya membantu Masjid An-Nur yang ada di Lombok,” katanya.

Menurutnya, desain bangunan tersebut belum ada sebelumnya di Indonesia. Di mana akan menggunakan struktur ciptaan dan tidak seperti struktur yang biasa terlihat.

“Kita menggunakan struktur satu lapis dan sebenarnya ini akan membentuk struktur yang melengkung. Semoga bangunan ini ke depan akan bermanfaat bagi warga korban bencana,” terangnya.

Terlihat dalam acara tersebut Sekretaris Daerah provinsi Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Palu, Moh Rifani, S.sos, M.Si, Ketua DPRD Kota Palu, Ishak Cae dan segenap jajaran TNI- Polri.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas