Home Palu Premium dan Pertalite Menghilang

Premium dan Pertalite Menghilang

107
BBM KOSONG - SPBU di Jalan Pramuka, Kota Palu, kehabisan stok BBM. Foto ini diambil sekitar pukul 11.00 Wita, Selasa 12 Februari 2019. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)
  • Palu dan Sekitarnya Alami Kelangkaan BBM

Palu, Metrosulawesi.id – Masyarakat di Kota Palu kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) khususnya jenis premium dan pertalite. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahkan tidak beroperasional akibat kosongnya bahan bakar pada Selasa 12 Februari 2019. Kelangkaan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Antrean panjang terjadi di SPBU sejak hampir sepekan.

Puncak kelangkaan BBM terjadi kemarin. Beberapa pengguna kendaraan sepeda motor bahkan terpaksa harus mendorong sepeda motornya.

Kelangkaan BBM ini juga dikeluhkan oleh Syamsu Rizal, salah seorang pengguna sepeda motor yang merasa kesulitan menemukan BBM.

“Tiga SPBU saya datangi habis bensin,” keluh Rizal, Selasa 12 Februari 2019 siang kemarin.

Sementara itu, pihak Pertamina mengakui adanya kelangkaan BBM tersebut. Menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina Roby Hervindo, penyebab kelangkaan BBM tersebut akibat adanya kendala teknis pada kapal tanker penyuplai BBM ke wilayah ini.

Kapal tanker MT Alice yang sedianya mengisi pasokan BBM ke Terminal BBM (TBBM Donggala) mengalami kendala teknis. Sehingga  menyebabkan terlambatnya pasokan BBM ke Kota Palu. Untuk itu, Pertamina langsung melakukan upaya normalisasi pasokan BBM.

Kapal tanker MT Alice yang mengalami kendala teknis langsung diganti dengan kapal tanker MT Karmila. Kapal tersebut sudah bertolak dari Balikpapan membawa 2.000 KL Pertamax, 3.100 KL Premium serta 2.200 KL Biosolar. Diperkirakan tiba pagi kemarin di TBBM Donggala dan langsung dilakukan penyaluran ke SPBU.

Roby Hervindo menyampaikan, Pertamina juga melakukan alih suplai dengan mendatangkan mobil tangki melalui Terminal BBM Poso.

“Diperkirakan siang ini (kemarin) SPBU di Kota Palu sudah kembali dapat melayani konsumen,” ujarnya.

“Kapal MT Karmila yang menggantikan MT Alice sudah sandar kok bang,” jelas pihak Pertamina.

Reporter: Tahmil Burhanudin
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here