Home Palu

Alat Cetak Rusak, Pelayanan e-KTP Dibatasi

206
Alfrin Magdalena. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, Alfrin Magdalena mengungkapkan, saat ini pelayanan pencetakan e-KTP akan dibatasi, disebabkan alat pencetakan e-KTP mengalami kerusakan.

“Kami di Dukcapil Palu sebenarnya memiliki empat alat pencetakan e-KTP, namun dua alat rusak total dan tidak bisa digunakan, sehingga kami saat ini menggunakan dua alat pencetakan, satu alat cetak digunakan untuk pelayanan mobile, satu digunakan untuk pelayanan di kantor,” jelas Alfrin di ruang kerjanya, Selasa, 12 Februari 2019.

Alfrin berharap masyarakat tetap mengikuti sistem antrian yang telah ditetapkan. Kata dia, pihaknya tidak bisa memaksakan alat pencetakan e-KTP melebihi kapasitas. Jika dipaksakan, kerusakan alat tersebut bisa lebih fatal.

“Kami dalam sehari hanya bisa mencetak e-KTP sebanyak 150 keping, selebihnya itu tidak bisa lagi. Terkait blangko, Alhamdulillah Februari ini kami masih memiliki blangko e-KTP, karena kemarin itu blangko yang datang sebanyak 2000 keping,” katanya.

Alfrin mengungkapkan, Disdukcapil provinsi telah menfasilitasi terkait pengadaan blangko tersebut.

“Pelayanan Disdukcapil Palu saat ini terbagi dua, yakni pelayanan mobile dan non mobile. Saat ini Disdukcapil Palu jemput bola, turun langsung ke sejumlah sekolah. Selain itu kami juga mengikuti KPU mendatangi warga yang wajib pilih atau yang belum merekam e-KTP, semua ini berkat fasilitas dari Disdukcapil Provinsi,” ujarnya.

“Kantor kami saat ini mulai dipadati oleh warga Palu dalam kepengurusan akte kematian pencairan untuk dana bantuan santunan yang diberikan pemerintah. Namun kami berharap masyarakat bersabar, kami tetap akan layani, yang penting bersabar dan ikuti jalur antri,” katanya.

Menurutnya, Dukcapil Palu saat ini sedang kerja ekstra untuk menerbitkan akte kematian itu. Bahkan pihaknya kerja hingga pukul 12.00 malam, memberikan pelayanan akte kematian yang diurus oleh warga.

Alfrin mengimbau masyarakat agar segera mengurus e-KTP, sebab pelaksanaan Pemilu April mendatang berbasis NIK atau masyarakat harus mempunyai KTP elektrik.

“Maka saya berharap masyarakat aktif untuk datang ke Dukcapil dalam melakukan perekaman. Jangan hanya menunggu kami yang turun, karena banyaknya masyarakat yang harus kami layani. Kami berharap yang belum memiliki dokumen kependudukan, segera diurus dokumenya. Jangan urus dokumen kependudukan saat diperlukan saja,” imbuhnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas