Home Hukum & Kriminal 25 Pelanggar Lalin Terjaring Razia

25 Pelanggar Lalin Terjaring Razia

84
Personil Satlantas Polres Palu, saat melaksanakan razia kendaraan bermotor, di salah satu jalan di Kota Palu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan berkendara di Kota Palu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Palu terus melaksanakan kegiatan razia kendaraan roda dua.

Kasat Lantas Polres Palu, AKP I Dewa Made Arda SIK saat ditemui di Mapolres Palu, Selasa, 12 Februari 2019 menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan razia terhadap kendaraan bermotor, yang pelanggarannya terlihat langsung dengan mata.

“Seperti razia yang dilaksanakan di jalan Hasanudin tadi pagi ( Selasa, 12 Februari 2019-red), sebanyak 25 pelanggar yang kami berikan tindakan tegas dengan melakukan tilang,” tambahnya.

AKP I Dewa Made Arda SIK juga mengatakan, tindakan tilang tersebut diberikan kepada para pengendara yang tidak menggunakan helm, kelengkapan kendaraan seperti kaca spion, kendaraan yang tidak dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta kendaraan bermotor roda dua yang menggunakan knalpot bersuara bising (bogar).

“Untuk pelanggaran lainya kami menahan surat-surat kendaraanya saja, seperti SIM atau STNK. Sedangkan untuk kendaraan yang terjaring menggunakan knalpot bersuara bising (Bogar), kami akan menyita kendaraannya,” ucapnya.

“Untuk kendaraan yang menggunakan knalpot Bogar, kami akan melakukan penahanan kendaraan. Dan bila akan menebus kendaraan tersebut, pemilik kendaraan wajib menukar knalpotnya dengan ynag standar, serta melengkapi kelengkapan kendaraannya. Knalpot bogarnya akan kami sita untuk dimusnahkan,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Palu juga mengimbau masyarakat bahwa dalam berkendara, harus lebih disiplin. Seperti melengkapi surat-surat kendaraan, yakni STNK dan membawa Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Kemudian untuk pengendara motor, gunakan hlem standar untuk meminimalisir resiko ketika terjadi kecelakaan. Jangan menggunakan knalpot yang dimodifikasi, karena dapat mengganggu kenyamanan pengendara lain,” imbaunya.

Reporter: Eddy
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here