Home Parigi Moutong

Wabup Terima Laporan Ada Honorer Malas dan Bingung

267
Badrun Nggai. (Foto: Ist)

  • Daerah Butuh Regulasi Tersendir untuk Rekrut P3K

Parimo, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) Badrun Nggai, menjelaskan, dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Parimo harus ada regulasi tersendiri di daerah.

“Kita membuat regulasi tersendiri untuk memperkuat sistem rekruitmen P3K sehingga teratur dan terkafer dengan baik. Untuk itu saya sarankan kita harus punya regulasi sendiri khususnya mengenai kedisiplinan, karena saat ini banyak honorer yang sudah dirumahkan bertanya ke saya kapan kami dipanggil kembali, saya tanya kepala OPD-nya alasan tidak dipanggil kerja kenapa?, kata kepala OPD-nya karena malas kerja dan tidak disiplin,” ungkap Badrun Nggai di hadapan anggota DPRD Parimo, yang dihadiri oleh Bupati Parimo usai rapat bersama di Rana Cafe Kampal, Senin 11 Februari 2019.

Menurut Badrun, bahwa ada juga honorer yang rajin tetapi tidak tahu kerja apa yang harus dikerjakan.

“Ada juga yang rajin dan disiplin datang ke kantor, tetapi tidak kerja bingung apa yang harus dia kerjakan, nah seperti ini yang harus kita buatkan regulasinya untuk pengangkatan P3K,” ujarnya.

Badrun mengatakan, Kabupaten Parimo mendapatkan kuota pengangkatan P3K dari pemerintah pusat sebanyak 983, dan pengangkatan secara bertahap dengan sistem kelulusan sistem rangking serta melihat kinerja dan kedisiplinan honorer tersebut.

“Alhamdulillah kita di Parimo mendapatkan 983 kuota untuk pengangkatan P3K, karena pengangkatan P3K ini dilakukan secara bertahap,” tutup Badrun.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas