Home Pendidikan

Seluruh MA/MTs Dipastikan UNBK

230
Dr Djamil M Nur. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Meskipun sarana prasarana pendukung Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara real belum terpenuhi pada semua madrasah di Sulteng, namun Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah memastikan semua Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Sulteng melaksanakan UNBK.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Madrasah Kemenag Provinsi Sulteng, Dr Djamil M Nur kepada Metrosulawesi melalui ponselnya, Senin, 11 Februari 2019.

“Sebenarnya memang ada yang belum memiliki sarana komputer atau Computer Based Test (CBT), tetapi hal itu dapat ditutupi dengan cara menggunakan bersama sarana CBT tersebut, baik itu antar madrasah, maupun antar madrasah dengan sekolah umum, karena jadwal pelaksanaan UNBK itu berbeda,” jelasnya.

“Misalnya kata Djamil, SMK dengan MTs, atau SMK dengan MA, artinya saling meminjamkan komputer, biasanya itu disebut dengan resource sharing,” jelasnya.

“Untuk soal Ujian Nasional (UN) yang diberikan oleh pusat kepada wilayah yang terdampak gempa, soalnya tidak ada yang khusus. Artinya sama dengan daerah lainya. Karena dari kisi-kisi yang diberikan oleh pusat, sama dengan kisi-kisi yang diberikan oleh daerah lain. Yang jelas tidak ada soal khusus untuk daerah terdampak bencana,” katanya.

Bahkan kata dia, dalam mengejar ketertinggalan pelajaran pasca bencana, Kemenag Sulteng telah mengeluarkan surat edaran dengan mengimbau semua madrasah agar menormalkan kembali waktu pembelajaran.

“Selain itu, para guru di Madrasah telah melakukan pengayaan dengan tujuan mengejar ketertinggalan itu, sehingga materi yang belum diajarkan akan disampaikan melalui proses belajar mengajar pada sore hari, seperti les,” ungkapnya.

Djamil mengungkapkan, belum lama ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Seksi Pendidikan Islam dan Pendidikan Madrasah di 12 Kabupaten dan 1 Kota.

“Semua Madrasah se-Sulteng telah berkomitmen siap melaksanakan UNBK,” ujarnya.

Djamil berharap, pelaksaan UNBK tahun ini berjalan dengan lancar, utamanya jaringan internet dan listrik tidak mengalami kendala apapun.

“Sebab UNBK ini memerlukan kerjasama dengan semua pihak, baik itu dari PLN, Telkom dan pemerintah daerah,” katanya.

“Untuk para siswaku, agar tetap semangat untuk belajar. Yang paling utama itu menjaga kesehatan dan persiapkan mental sebaik mungkin. Kedua hal ini penting ketika masuk pada hari H pelaksanaan UNBK,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas