Home Hukum & Kriminal

Jual Sabu Lewat SMS

252
Ilustrasi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.id – Satuan Narkoba Polres Poso, Sulteng menangkap warga Poso yang diduga terlibat peredaran obat narkoba jenis sabu di wilayah Poso.

Pelaku tersebut bernama FJR (25) yang sudah menjadi tersangka itu berprofesi wiraswasta warga Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota.

FJR ditangkap Selasa 5 Februari 2019 kemarin dari laporan masyarakat yang kemudian dilakukan penggerebekan oleh tim Satuan Narkoba Polres Poso di kos tempat tinggal pelaku.

Saat dilakukan penangkapan pelaku tidak bisa kemana-mana, dan petugas menemukan 8 paket sabu seberat 0,15 gram. Penggerebekan yang berlangsung tanpa perlawanan itu dipimpin langsung oleh Kanit opsnal Brigpol Hilal didampingi oleh empat personil Polisi Narkoba Poso.

Kasat Narkoba Poso, AKP Abdulah Hasanudin mengatakan, pelaku ditangkap karena diduga sebagai pengedar obat sabu.

Kasat Abdullah mengakui ,dari hasil penggerebekan tersebut, selain mengamankan tersangka polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya seperti 8 paket obat sabu siap jual bersama dengan timbangan digital.

“Memang betul pihak kami kembali mengamankan salah seorang warga yang diduga sebagai pengedar. Penangkapan tersangka dilakukan dalam sebuah penggerebekan berdasarkan laporan masayarakat,” ungkap Kasat Abdullah Hasanuddin.

Ditambahkan dari hasil pemeriksaan sementara jika 8 paket sabu yang sudah diamankan sebagai barang bukti polisi merupakan pesanan yang sudah siap diantar kepada konsumennya.

Sementara modus penjualan barang haram tersebut dilakukan secara online atau melalui pesan singkat SMS dan telepon dengan harga jual sebesaar Rp.200.000 per-paket dengan perjanjian dibayar setelah langganan menerima pesanan.

“Dari pengakuan sementara kepada penyidik, tersangka memang merupakan pengedar sabu dan mengakui jika cara peredaran dilakukan melalui pesan via telepon atau pesan singkat sms. Untuk itu tersangka dan seluruh barang bukti sudah kita amankan untuk proses hukum selanjutnya,” ucap Kasat Abdullah Hasanudin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka FJR penjual sabu online dikenakan pasal 112 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling singkat 4 tahun dengan denda paling sedikit Rp.800 juta rupiah.

Dalam satu bulan terakhir sejak tahun 2019, pihak Narkoba Polres Poso sudah berhasil mengungkap tiga kasus Narkoba dan telah menetapkan 3 orang tersangka.

Reporter: Ryan Darmawan
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas