Home Donggala

Wajar Dilakukan Rotasi Pejabat

237
Moh Yasin. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati Donggala Moh Yasin mengatakan, rotasi pejabat atau pergantian posisi hal wajar dalam sebuah pemerintahan. Posisinya sebagai wakil adalah bagian dari pengawasan khususnya menyangkut kinerja para bawahannya dalam menjalankan program pemerintah.

Demikian dikatakan Wabup Moh yasin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis pagi kemarin (7/2).

“Menyangkut pergantian pejabat utamanya kadis ada Bupati yang berhak menentukan, kami sebagai wakil hanya sebatas memasukan saran dan tanggapan terkait kinerja para pejabat kepada bupati karena beliau (bupati) sebagai user dia yang berhak,” kata Yasin saat ditemui di ruang kerjanya Kamis pagi kemarin (7/2).

Lebih jauh dikatakan mantan ketua DPRD Donggala menyangkut pengisian pejabat eselon II harus mengikuti mekanisme atau aturan ASN, promosi jabatan eselon II harus mengikuti fit and propertest. Sekarang ada sembilan orang calon kadis yang sudah di fit bisa dipastikan kembali memimpin dinasnya atau bahkan pindah ke dinas lain, belum lagi ada beberapa OPD atau dinas yang kosong serta beberapa kadis yang akan memasuki masa pensiun tahun ini otomatis kursinya kosong.

“Contoh posisi yang kosong staf ahli bupati, badan keuangan, sedangkan posisi kadis yang masuk masa pensiun tahun ini ada DLHD (dinas lingkungan hidup), Dinas Arsip, Badan kepegawaian daerah, Nakertarns, Inspektorat, Dispora, Dishub, Asisten III, tempat-tempat inilah yang akan diisi pada 21 Februari mendatang,” jelasnya.

Di singgung mengenai laporan honorer anggota Satpol apakah berpengaruh pada posisi Kasat Satpol Haedar? Yasin hanya menjawab diplomatis dengan menekankan seorang PNS harus siap ditempatkan dimana saja.

“Ya kita merujuk ke aturan atau sumpah ASN saja seorang abdi negara harus siap ditempatkan dimana saja di wilayah kerja Kabupaten Donggala,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas