Home Sulteng

2019, Diupayakan Eliminasi Schistosomiasis

215
dr Muh Saleh Amin. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemprov Sulteng melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengupayakan eliminasi schistosomiasis di Kabupaten Poso dan Sigi tahun 2019 ini. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sulteng dr Muh Saleh Amin belum lama ini.

“Kita berusaha menurunkan kasus schistosomiasis sekecil mungkin, kita upayakan sampai nol kasus, tapi saat ini masih 0,3 dari standar 0,5,” ungkap Saleh.

Dia mengatakan pihaknya sudah memiliki panduan dalam penanganan schistosomiasis di Poso dan Sigi. Penangangan secara koordinasi mulai dari tingkat Puskesmas hingga kabupaten.

“Kita bekerja terkoordinir, provinsi hanya memantau, mengkoordinasikan dan mensupervisi,” tandas Saleh.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menargetkan penanganan penyakit schistosomiasis tuntas pada 2021 mendatang.

“Supaya saya tidak selalu diwarning, maka kita harus serius untuk menanggulangi dan memberantas penyakit schistosomiasis. Target saya sebelum selesai masa jabatan tahun 2021, schistosomiasis sudah tidak ada lagi di Sulawesi Tengah,” ujar Longki saat Rapat Koordonasi Eradikasi Schistosomiasis akhir Desember 2018.

Olehnya gubernur meminta agar para pihak terkait dilingkup pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serius menangani schistosomiasis. Dia mengungkapkan belum lama ini, beberapa dokter dari Sigi dan Poso sudah melakukan studi banding ke negara Cina. Itu karena beberapa puluh tahun lalu, Cina merupakan negara yang paling banyak prevelensinya mengidap penyakit schistosomiasis. Namun sekarang Cina sudah terbebas penyakit schistosomiasis. Longki mengharapkan hasil studi banding itu dapat diterapkan dengan baik di daerah ini.

“Saya meminta semua pihak pemangku kepentingan dalam pemberantasan dan pengendalian Schistosomiasis agar serius untuk melaksanakan tugasnya. Saya tegaskan perlu pembagian tugas antara provinsi dengan kabupaten,” ucap Longki.

Gubernur mengatakan fokus lokasi penyakit schistosomiasis yang berada di Kabupaten Poso dan Sigi sudah dideteksi dan dipetakan. Olehnya tinggal memfokuskan mana yang ditangani provinsi dan mana yang ditangani Pemkab Sigi dan Pemkab Poso.

“Tujuannya supaya tidak saling mengharapkan, nanti upaya yang dilakukan masing-masing diuji mana yang berhasil. Jadi kalau Kabupaten Sigi dan Poso yang berhasil agar diikuti dan diberikan penghargaan,” tandas gubernur.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas