Home Morowali Trans Sulawesi Dipadati Karyawan PT IMIP

Trans Sulawesi Dipadati Karyawan PT IMIP

170
PADAT - Karyawan perusahaan di kawasan PT IMIP pada waktu jam masuk kerja pagi. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Ribuan unit kendaraan karyawan perusahaan dalam kawasan PT IMIP di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali, setiap hari waktu masuk dan pulang kerja memadati ruas jalan raya umum trans Sulawesi.

Dampak dengan banyaknya kendaraan mengakibatkan jalan yang akan dilewati sesaat mengalami macet. Untuk memberi kesempatan ke sesama kendaraan,saat melintas pengendara memacu kendaaran dalam kecepatan rendah.
Menurut salah seorang warga untuk jalur Bahodopi pada saat saat jam masuk kerja perusahaan kendaraan akan padat milintas dan macet.Pemandangan jalan macet juga akan terjadi di jam pulang kerja seluruh karyawan perusahaan.

“Pada pagi hari pukul 6 sampai 7 jalan akan dipadati kendaraan karyawan yang hendak masuk kerja.Berikutnya sore hari, pada saat karyawan pulang kerja,”kata seorang warga di Desa Fatufia belum lama ini.

Oleh karena jalan trans Sulawesi satu-satunya akses yang dapat digunakan, sehingga di waktu pagi dan sore hari kemacetan sesaat selalu terjadi berada tepat di jalan pintu masuk ke perusahaan dalam kawasan PT IMIP.

“Pada pagi dan sore hari macet karena kendaraan muncul berpapasan.Misalnya pagi ada karyawan masuk,pagi itu juga ada sebahagian karyawan keluar yang bekerja lembur malam.Begitu sebaliknya pada sore hari,” katanya.

Lelaki yang mengaku tinggal di Desa Fatufia ini berharap ke pihak Pemerintah yang memiliki kewenangan membidangi jalan mimikirkan langkah tepat.Karena kendaaraan di Kecamatan Bahodopi jumlahnya semakin meningkat milik para karyawan maupun masyarakat Bahodopi.

“Wilayah bahodopi ini bukan lagi seperti kemarin sekarang situasi kendaraan yang dijalan semakin ramai. Tidak ada salahnya Pemerintah memikirkan keberadaan jalan di daerah ini. Hal ini juga tujuaanya untuk kebaikan dan keselamatan pengendara kepada karyawan dan warga umum lainnya,” ujarnya.

Meski kemacetan terjadi hanya sesaat namun sturuktur jalan raya khususnya di Kecamatan Bahodopi sudah sepantasnya menjadi perhatian pemerintah. Terlebih di Bahodopi ini juga telah ada perusahaan yang terus menerima karyawan bahkan yang diterima juga tidak sedikit.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here