Home Morowali Makan Sambil Menikmati Suasana Pantai Buranga Puluti

Makan Sambil Menikmati Suasana Pantai Buranga Puluti

368
TEMPAT BARU - Suripno bersama Lina (istri) di lokasi usahanya di Desa Lahuafu Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Jika Ada dalam perjalanan ke Morowali dan butuh tempat beristirahat, singgahlah di Buranga Puluti. Anda bisa memilih beragam jenis minuman atau makanan yang dijual sesuai selera di tempat ini sembari menikmati pemandangan pantai. Lokasinya di pantai di Desa Lahuafu Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali.

Semenjak dibuka, tempat yang juga masih berdekatan dengan jalan trans sulawesi sudah mulai disinggahi banyak pengunjung. Pemiliknya memberi nama Buranga Puluti. Buranga dalam bahasa Bungku berarti pasir, sementara puluti merupakan sebutan untuk lokasinya.

Suprino mengatakan untuk membiayai usaha sudah menghabiskan anggaran Rp 20 juta. Dana senilai itu dihabiskan untuk membenahi lokasi sekaligus berbagai perlengkapan yang menjadi kebutuhan seperti kursi dan meja.

“Usaha kami ini baru berjalan hampir dua minggu. Iya, sudah ada pengunjung yang datang. Pernah juga mampir di sini orang Cina. Mungkin mereka orang dari perusahaan,”kata Suripno di lokasi usahanya,Kamis,31 Januari 2019.

Setiap harinya, kata Suripno untuk jadwal para pengunjung yang ramai datang yakni pada hari Sabtu dan Minggu. Rata-rata yang datang singgah merupakan para karwayan dari perusahaan yang pulang dari tempat pekerjaan, bahkan adapula bukan karyawan perusahaan.

“Mereka tidak mampir begitu saja. Tapi juga memesan minuman atau makanan sesuai selera. Kalau yang berkeluarga biasanya datang membawa anak-anak berenang di pantai,” katanya.

Untuk menata menjadi lokasi menjual kata Suripno, selama beberapa hari bersama dengan keluarga dari istri membersihkan lokasi. Sebabnya, masih banyak pohon liar tumbuh dan lokasi yang digunakan merupakan tanah warisan dari istri.

Tak hanya itu,kata Suripno,meski sudah bisa ditempati menjual akan tetapi masih ada kekurangan yang dipersiapkan, antara lain tempat parkiran kendaraan, kamar mandi dan toilet. Sekaligus bangunan-bangunan untuk disewa digunankan buat pertemuan atau rapat.

“Buat saya membuka usaha ada dua tujuaannya. Pertama, untuk menyambung kehidupan bersama keluarga. Kemudian yang kedua tujuannya mengangkat nama Kabupaten Morowali. Alasannya, karena jalan untuk menuju kesuksesan banyak tersimpan di Morowali asal kita mau berusaha,” ujarnya.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here