Home Politik

Ahmad Ali: Saya Tidak Sedang Menganggur

320
BUKAN KAMPANYE - Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, H Ahmad M Ali SE saat memberikan sambutan pada acara doa dan dzikir bersama Yayasan Insan Cita Indonesia di Desa Kalukubula, Sigi, Ahad 3 Februari 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, H Ahmad M Ali SE mengatakan menghadapi pemilihan umum pada tanggal 17 April 2019 masyarakat harus cermat menggunakan hak pilih.

“Karena bagi caleg saat ini sedang konstentasi untuk merebut hati masyarakat, tetapi saya mengimbau masyarakat jangan terperdaya kepada politisi yang kotor,” ujar Anggota DPR RI putra Sulteng itu saat memberikan sambutan pada acara doa dan dzikir bersama yang diadakan Yayasan Insan Cita Indonesia (ICI) di Desa Kalukubula, Sigi, Ahad 3 Februari 2019.

Ahmad M Ali mengatakan, dirinya sendiri sebagai anggota DPR RI yang saat ini dicalonkan kembali oleh Partai Nasdem, meminta kepada masyarakat Kalukubula agar jangan memilih dirinya, jika tidak ada manfaatnya untuk rakyat Sulteng.

“Saya menjadi anggota DPR ini tidak sedang menganggur. Saya bukan pengangguran kemudian menjadi anggota DPR dalam mencari pekerjaan. Saya menjadi anggota DPR merupakan pengabdian. Saya hanya ingin meningkatkan kualitas pengabdian saya terhadap masyarakat Sulteng,” ungkap Ahmad M Ali.

Ahmad M Ali mengatakan, tidak sedang berkampanye, tetapi dirinya sedang melaksanakan reses perorangan di daerah.

“Saya mempunyai kepentingan kepada masyarakat Sulteng untuk selalu memberikan pendidikan Politik, karena dalam menghadapi Pemilu 2019 ini bukan lagi mempertimbangkan resionalitas kita, tetapi kita lebih banyak menggunakan Fecebook, Media Sosial sebagai literatur bagi kita untuk menentukan pilihan kita dan menjadikan medsos sebagai bahan fitnah. Padahal kita sendiri tidak tahu apa betul berita-berita tersebut,” katanya.

Olehnya itu Ahmad M Ali, mengajak masyarakat Kalukubula pada 17 April 2019 ini agar mencari orang yang tepat menurut dirinya sendiri.

“Saya memilih DPR sebagai pengabdian dan saya tidak sedang menganggur, saya berharap jabatan yang saya dapat saat ini bisa menjadi ladang ibadah buat diri saya. Pihaknya juga menyadari sebagai manusia biasa bahwa dalam proses sebagai politisi dan anggota DPR, maka pasti banyak hal yang mungkin alpa dan khilaf, utamanya perjalanan kampanye saya beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Mungkin kata dia, banyak hal atau ada janji politik pihaknya yang pernah disampaikan kepada masyarakat, dan hingga saat ini belum dapat ditunaikan.

“Maka pada kesempatan ini saya minta tolong untuk ingatkan saya manakala ada janji politik saya belum saya tunaikan,” ujarnya.

“Jangan karena niat saya untuk menjadi anggota DPR dalam mengabdi kepada masyarakat, ingin menjadi ladang ibadah, pada akhirnya ini menjadi kemudaratan buat saya dan keluarga saya, karena selama saya menjadi anggota DPR ternyata saya punya hutang dan janji kepada masyarakat yang belum saya tunaikan,” ungkapnya.

Menurutnya janji sebagai politisi itu harus dipenuhi, semahal apapun namanya janji itu harus dipenuhi.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas