Home Morowali RSUD Morowali Rawat 24 Pasien DBD

RSUD Morowali Rawat 24 Pasien DBD

58
DIRAWAT - Seorang pasien yang dirawat di RSUD Morowali. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Penyakit demam berdarah (DBD) mulai muncul di Kabupaten Morowali. Sejumlah warga Bungku masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali.

Pertanggal 1 Februari pasien DBD dirawat totalnya sebanyak 24 orang yang menempati berbagai ruangan perawatan. Sebanyak 4 orang di ruangan anak, interna infeksius 10, interna non infeksius 5 orang dan 4 orang lagi dititip di ruangan bedah.

Humas RSUD Morowali, dr Moh Iqbal, mengatakan diantara pasien yang masuk menjalani perawatan medis sudah ada juga sebahagian kondisi kesehatannya telah membaik dan diperbolehkan pulang setelah menerima perawatan.

“Pasien rawat inap yang dinyatakan sudah membaik telah kami perbolehkan pulang. Sedangkan yang belum, mereka masih tetap menjalani perawatan,” ujar Moh Iqbal di RSUD Morowali, Jumat 1 Februari 2019.

DBD muncul,kata Iqbal,lebih didasari karena faktor lingkungan yang tidak bersih yang menyebabkan memberikan banyak kesempatan buat nyamuk Aedes Aegyti pembawa penyakit DBD itu akan hidup dan berkembang menyebarkan penyakit.

“Apalagi kalau pada musim hujan DBD biasanya akan muncul. Sebab nyamuk penular DBD berkembang biak pada tempat-tempat genangan air,” katanya.

Beberapa hari terakhir hampir seluruh wilayah Kabupaten Morowali waktu siang dan malam hari dilanda hujan. Cuaca ini memungkinkan,memunculkan genangan air, pencegahan harus dioptimalkan agar jentik nyamuk tidak berkembang.

Segala sesuatu yang dapat mengancam kesehatan semua tidak menginginkan itu terjadi,masyarakat disarankan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih sekaligus mengenali secara dini gejala dari pada DBD.

“Intinya hari ini kita lebih baik mencegah sebelum terjadi.Bawalah secepatnya di puskesmas atau rumah sakit bila ada yang sakit.Harapan kita,Dinas Kesehatan (Dinkes) Morowali turun tangan dalam tindakan pencegahan melakukan foging/penyemprotan lingkungan,” ujarnya.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here