Home Palu

Pemkot Tanggung Jatah Logistik Pengungsi Kurun Januari-Maret

181
Hidayat. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Walikota Palu Hidayat M.Si mengungkapkan, tahun ini Pemkot Palu telah menganggarkan logistik masyarakat di pengungsian selama tiga bulan.

Kata dia, dari 42 ribu jiwa penduduk yang ada di pengungsian, ada 11 ribu kepala keluarga (KK) di tanggung logistiknya.

“Sebanyak Rp27 miliar kami telah anggarkan di APBD untuk menanggung logistik masyarakat yang ada di pengungsian. Pemkot menanggung selama tiga bulan, dari Januari- Maret 2019,” ungkap Hidayat di Palu, Kamis, 31 Januari 2019.

Kata Hidayat, untuk bulan keempat masih akan dipikirkan kembali bagaimana penanggungan logistiknya. Oleh sebab itu, Pemkot Palu saat ini masih fokus agar masyarakat cepat mendapatkan rumah.

“Saya berharap masyarakat yang di pengungsian cepat masuk di Hunian Sementara (Huntara). Jika masyarakat sudah masuk atau tinggal di Huntara, mekanisme pembiayaan mereka mulai dari logistik dan lainya sudah tanggung oleh Pemerintah Pusat,” katanya.

Hidayat kembali menegaskan bahwa Pemkot Palu telah menjamin logistik masyarakat selama tiga bulan pada 2019 ini.

“Kami sangat berharap logistik ini jangan sampai putus kepada masyarakat di pengungsian. Maka dari itu upaya kami adalah bagaimana mereka ini bisa punya huntara atau rumah dulu, agar mereka merasa tenang kehidupannya,” ujarnya.

Kata dia, tahun ini juga Pemkot Palu melakukan pengadaan untuk nelayan sebanyak 100 perahu.

“Saat ini sudah ada masukan-masukan ke saya dari beberapa masyarakat seperti keperluan yang dibutuhkan masyarakat misalnya minta di belikan panci untuk bisa berdagang kembali, serta lainnya,” ungkapnya.

Olehnya itu, kata Hidayat, bantuan-bantuan dari luar misalnya dari Fedarasi Jerman yang membantu belum lama ini sekitar Rp500 juta bisa dimanfaatkan maksimal.

“Bisa saja dana ini kami manfaatkan untuk warga tersebut, ini perjuangan saya kepada masyarakat,” ujarnya.

“Jadi kami masih berupaya terus bagaimana lapangan pekerjaan itu bisa secepatnya ada. Olehnya saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama berjuang, membangunkan rumah secepatnya, untuk memberi ketenangan jiwa masyarakat yang saat ini di pengungsian,” harapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas