Home Sulteng

Dana Stimulan dan Santunan Lewat Transfer, Gubernur Minta Satgas Validasi Data Dibentuk

180
RAPAT KOORDINASI - Gubernur H Longki Djanggola saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla rapat koordinasi penaganan dampak bencana di Ruang Polibu Kantor Gubenur Sulteng, Kamis, 31 Januari 2019. (Foto: Humas Pemprov)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengungkapkan rencana pencairan dana stimulan dan santunan dilakukan lewat transfer rekening bank. Pencairan dana stimulan dan santunan akan dimulai pekan depan.

“Proses pencairan satu pintu melalui rekening kepada yang berhak menerima, nanti akan ada pihak perbankan yang membantu, tolong diinformasikan kepada masyarakat,” ujar Longki saat pelantikan dan pengukuhan 25 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sulteng di Palu, Jumat, 1 Februari 2019.

Olehnya gubernur meminta kabupaten/kota terdampak bencana membentuk Satgas validasi data sesuai permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Validasi data tersebut guna memastikan penerima dana stimulan dan santunan duka orang yang benar-benar berhak.

“Tadi saya sudah menandatangi surat untuk walikota dan bupati agar segera membentuk Satgas validasi data rumah rusak dan santunan duka sebagaimana perintah Kepala BNPB,” ucap gubernur.

Dia menambahkan, Satgas validasi data akan dibantu oleh aparat TNI-Polri agar percepatan pencairan dana stimulan dan santunan duka bisa terwujud. Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya telah mengungkapkan dana stimulan dan santunan akan dicairkan pekan depan yang mana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengajukan Rp2,6 triliun untuk dua item tersebut.

“Yang mendapatkan dana stimulan tidak lagi direlokasi. Pembangunan hunian untuk warga yang direlokasi akan dilakukan oleh pemerintah melalui PUPR atau swasta dan targetnya dua tahun pembangunan,” kata JK.

Pemerintah, kata Jusuf Kalla menargetkan pembangunan hunian tetap selama dua tahun. Sedangkan untuk pembangunan kembali bangunan milik pemerintah, sekolah, rumah sakit, puskesmas, jalan masih menunggu hasil assemen.

“Dana stimulan bagi kerusakan pemukiman dan uang duka cair pekan depan,” kata Jusuf Kalla.

Hanya saja untuk pencairan dana santunan duka bagi korban jiwa akibat gempabumi, tsunami dan likuifaksi masih ada sedikit kendala terkait ahli waris yang belum lengkap.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas