Home Politik

DPTb Terkendala Partisipasi Masyarakat

213
Rapat koordinasi DPTb yang difasilitasi oleh KPU Provinsi Sulawesi Tengah. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapatkan ribuan warga di Sulawesi Tengah yang semestinya sudah memiliki hak pilih tetapi belum melakukan perekaman KTP-Elektronik (e-KTP), meskipun KPU dan Dukcapil sudah turun langsung jemput bola ke masyarakat, namun antusias masyarakat untuk merekam masih rendah.

Sejumlah permasalahan DPTb ini terungkap saat rapat koordinasi antara KPU Sulawesi Tengah, KPU kabupaten/kota, Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Tengah dan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sulawesi Tengan, Rabu 30 Januari 2019.

Rakor yang dipandu langsung Komisioner KPU Sulawesi Tengah, Halimah, membahas sejumlah persoalan KPU dalam melakukan pendataan, sekaligus mengsinkronkan kerja KPU dan Dukcapil baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Kabupaten Poso merupakan salah satu daerah dengan antusias masyarakat dalam melakukan perekaman e-KTP masih rendah. Meskipun Dukcapil dan KPU sudah membuka layanan jemput bola namun tetap saja antusias masih rendah.

Selain persoalan tersebut, pemilih tahanan dan narapidana juga masih banyak yang dilakukan pendataan. Dibeberapa daerah, terdapat tahanan dengan identitas diri tidak lengkap, tidak mempunyai nomor induk baik penduduk maupun kartu keluarga.

Berdasarkan data Dukcapil Provinsi Sulawesi Tengah, masih terdapat 252.413 penduduk Sulawesi Tengah yang belum melakukan perekaman e-KTP. Namun demikian, petugas Dukcapil setiap harinya terus melakukan upaya-upaya agar masyarakat yang belum merekam segera direkam.

Reporter: Elwin Kandabu
Editor: Masruhim Parukkai

Ayo tulis komentar cerdas