Home Ekonomi

Bank Muamalat Tawarkan Hadiah Tanpa Diundi

691
Bambang Haryo Nugroho. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna mengampanyekan gerakan#Ayo Hijrah ke Bank syariah bagi nasabah. PT Bank Muamalat Indonesia cabang Palu, kini menawarkan tabungan hijrah prima berhadiah di tahun 2019.

Branch Manager Bank Muamalat cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho mengatakan produk ini adalah merupakan produk tabungan berhadiah langsung tanpa diundi sesuai dengan jumlah penempatan dana minimal Rp30 juta rupiah dan jangka waktu maksimal menabung selama 5 tahun.

“Nasabah bisa menghitung sendiri contoh mau dapat hadiah apa, menempatkan dananya berapa agar dapat hadiahnya. Ini adalah salah satu produk unggulan kami dengan raih Hadiah langsung tanpa diundi. Selain itu, hadiah yang disiapkan beragam. Mulai logam mulia dengan ketentuan menabung, iPhone X menabung Rp 65 juta, hingga mobil Fortuner dengan ketentuan menabung Rp 2,2 miliar dengan lama menabung 5 tahun atau 60 bulan,” katanya, Rabu 30 Januari 2019.

Menurutnya, Bank Muamalat Indonesia mengajak nasabah dari Bank konvensional ke bank syariah. Yang mana mengembangkan islamic Institusion (lembaga islam) untuk kembali ke bank syariah. Karena lembaga islam merupakan representasi umat.

“Melalui produk ini kami Perkuat lembaga islam untuk mengakomodir kebutuhan dari nasabah. Kami juga mempersiapkan sistem dari sisi pengelolaan dana, mutasinya dan lain sebagainya,” ujarnya.

Bank Muamalat juga memiliki banyak produk yang bisa digunakan lembaga beserta afiliasinya. Seperti, cash Management sistem, smart sistem dan smart school.

“Agar ke depan lembaga islam tidak lagi tergantung kepada Bank konvensional. Kami ingin ekonomi menjadi berkah, pendapatan barokah dan terhindar dari riba. Saran saya harus ke bank syariah,” jelas Bambang.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan ini merupakan prioritas utama dari Bank Muamalat. Kemudian, tersebut dapat dimulai dari hal-hal yang simpel, tidak hanya berhijrah untuk ibadah tapi juga dalam penggunaan layanan keuangan yang sesuai dengan syariat.

“Namun, dalam hal ini yang akan menjadi fokus utama di tahun ini.

“Hijrah punya makna yang luas. Bagi yang belum berhijrah, kampanye ini bisa jadi momentum untuk memulai, dan bagi yang sudah memulai berhijrah agar dapat melengkapi serta menyempurnakan diri dengan ajaran yang sesuai syariat,” katanya. 

Dia menambahkan, kampanye #AyoHijrah dilandasi oleh cita-cita perseroan yang ingin menjadi pusat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Bank Muamalat ingin turut membangun industri halal di dalam negeri yang diselaraskan dengan perkembangan teknologi digital.

“Peluang bank syariah untuk tumbuh masih amat besar. Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dan pertumbuhan ekonomi juga cukup baik,” imbuhnya.

Selain itu, sebagai bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat ingin berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui gerakan ini. Saat ini Bank Muamalat berkontribusi terhadap 15% pangsa pasar bank syariah secara nasional.

Sementara, tingkat literasi keuangan di Indonesia pada tahun 2016 baru mencapai 29,16%, dengan tingkat kesadaran literasi keuangan syariah pada tahun yang sama hanya 8,11%. Di sisi lain, pangsa pasar perbankan syariah saat ini masih berada di kisaran 5,7%. 

Sebagai informasi, total jaringan kantor cabang Bank Muamalat sebanyak 276 dengan 1,5 juta nasabah. Jaringan tersebut didukung oleh 103 mobile branches dan 710 ATM.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

2 COMMENTS

  1. Tidak ada yg ga mungkin ,dengan kerja keras,ulet,akan membuahkan hasil yg maksimal,keberhasilan serta kesuksesan .amien

Ayo tulis komentar cerdas