Home Ekonomi Pasar Murah Disperindag Hadirkan Distributor Semen

Pasar Murah Disperindag Hadirkan Distributor Semen

74
Zainudin Hak. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Sulawesi Tengah menggelar pasar murah di Lapangan Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Selasa (29/1/2019. Selain kebutuhan pokok, pasar murah juga menghadirkan para distributor semen.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Perlindungan Konsumen Disperindag Sulteng, Zainudin Hak mengungkapkan sesuai dengan keluhan masyarakat masih ada beberapa pengecer yang menjual di atas HET. Kegiatan tersebut tujuannya untuk membantu masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok.

“Harga kesepakatan bersama antara Distributor dan pengecer masih diatas Rp65 ribu rupiah per sak. Sedangkan, di pasar murah dijual sesuai kesepakatan pemerintah dan distributor semen dengan harga Rp63 ribu/sak semua merek semen,” kata Zainuddin Hak, Senin (28/1/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan kegiatan pasar murah sudah merupakan program rutin pemerintah daerah Sulawesi Tengah di setiap tahunnya. Kurang lebih dalam setahun ada delapan kali pelaksanaan kegiatan pasar murah.

“Di hari besar keagamaan nasional kami selalu menggelar kegiatan seperti ini. Namun, kali ini kami menyambut Tahun baru Imlek yang jatuh pada tanggal 5 februari 2019,” jelasnya.

Ia mengatakan dipilihnya waktu pelaksanaan tersebut berdasarkan hasil kesepakatan antara pemerintah dengan distributor dan pihak pengurus yang menyelenggarakan tahun baru Imlek. Kegiatan pasar murah dilaksanakan di Lapangan sepak bola Kelurahan Nunu Kecamatan Tatanga.

“Mereka meminta pelaksanaan selama dua hari. Disamping itu, mereka mengatakan agar masyarakat sekitar pasar murah bisa ikut serta berbelanja di sana,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut sudah masuk dalam kalender tetap dilakukan setiap menghadapi hari-hari raya keagamaan.

Setiap digelar pasar murah, kata Zainudin, mendapat dukungan besar dari distributor, BUMN, IKM, UKM dan juga beberapa peritel modern yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulteng.

“Ada sekitar 20 distributor dari toko ritel modern, Industri kecil dan usaha kecil menengah,”ucap dia.

Pemprov Sulteng menjamin harga barang/bahan kebutuhan yang dijual di pasar murah lebih rendah dibandingkan harga di pasaran umum.

“Selisih harga di pasar murah dengan pengecer bisa sampai Rp2.500 karena harga penjualan distributor di pasar murah sama dengan harga jual distributor kepada para pedagang pengecer,” katanya.

Berbagai kebutuhan masyarakat yang selama ini paling banyak dibeli menghadapi hari raya antara lain beras, tepung terigu, gula pasir, bawang merah, bawang purih, telur ayam, minyak goreng, mentega dan aneka jenis minuman ringan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here