Home Morowali Utara Sekretariat Mahasiswa Morut di Makassar Tergenang Banjir

Sekretariat Mahasiswa Morut di Makassar Tergenang Banjir

127
BANJIR - Sekretariat mahasiswa Morowali Utara di Kota Makassar di Jalan Toadaeng 3 No. 66 A Manggala direndam banjir setinggi perut orang dewasa, Selasa 22 Januari 2019. (Foto: Ist)
  • Berharap Pemda Penuhi Janji Beli Kost di Buakana

Morut, Metrosulawesi.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan sejak Minggu 20 Januari 2019 hingga Selasa pagi 22 Januari 2019 mengejutkan sejumlah penghuni sekretariat mahasiswa Morowali Utara di Kota Makassar di Jalan Toadaeng 3 No. 66 A Manggala direndam banjir setinggi perut orang dewasa.

Ketua Umum Persatuan Pemuda Mahasiswa Pelajar Morowali Utara-Makassar (PPMP Morut-Makassar), Arief Ibrahim yang dihubungi Metrosulawesi melalui telepon mengungkapkan rumah kontrak yang dijadikan sekretariat mahasiswa Morut bagi mahasiswa baru yang belum memiliki kos-kosan baru sekitar empat bulan menempati rumah kontrakan tersebut diporak-porandakan banjir.

Arief Ibrahim mengatakan “tidak ada yang lebih sabar dari hujan Makassar di awal tahun, ketika seharusnya menjadi berkah namun kita tuduh sebagai sebagai sumber bencana karena banjir. Semoga kejadian ini dapat menyadarkan pemerintah Kabupaten Morowali Utara, bahwa kami mahasiswa Morut yang sedang menuntut ilmu ingin mendapatkan tempat yang lebih layak dan terhindar dari banjir.”

Begitu juga salah seorang mahasiswa baru, Ichal yang awalnya bersama teman-temannya tidak menduga lokasi yang mereka tempati tidak akan direndam banjir seperti yang terjadi pada Selasa pagi 22 Januri 2019, air masuk di ruang tamu dan kamar akibatnya pakaian, komputer serta beberapa tugas kampus basah terendam air.

“Hujan Makassar di tahun baru harus menyadarkan kita bahwa tenggelamnya rumah kontrakan (sekretariat) para mahasiswa Morut di Kota Makassar, agar pemerintah daerah punya perhatian bagi generasi penerus Morut di perantauan dimana adanya janji pemerintah daerah sejak 2018 untuk membeli kost eksklusif di Jalan Buakana dan akan segera dibayarkan secepatnya di bulan April sampai dengan Oktober 2018, namun hal tersebut belum terbayarkan hingga sekarang,” katanya.

Reporter: Alekson Waeo
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here