Home Politik

DPT Disabilitas Sulteng 4.206

261
ILUSTRASI - Penyandang disabilitas. (Foto: tribunnews)

Palu, Metrosulawesi.id – Kabupaten Banggai menjadi daerah dengan pemilih disabilitas terbanyak di Sulawesi Tengah dengan total pemilih disabilitas 584 pemilih. Eksistensi penyandang disabilitas juga turut mempengaruhi kualitas pemilu, khususnya partisipasi pemilih.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah per 12 Desember 2018, jumlah pemilih disabilitas mencapai 4.206 orang, tersebar di 13 kabupaten/kota. Selain Kabupaten Banggai, Kabupaten Parigi Moutong juga daerah dengan pemilih disabilitas terbanyak kedua yakni 518 jiwa.

Komisioner KPU Sulawesi Tengah, Halimah, Senin 28 Januari 2019 merincikan dari 4.206 pemilih disabilitas terdiri dari tuna daksa 1.092 pemilih, tuna netra 897 pemilih, tunarungu/wicara 945 pemilih, tuna grahita 497 pemilih dan disabilitas lainnya 775 pemilih.

“Untuk potensi dan berkurangnya pemiliha disabilitas masih terbuka sebagaimana kondisi DPT, bisa jadi ada yang belum terdata atau tidak memenuhi syarat sesuai laporan masyarakat. Jadi kemungkinan perubahannya data pemilih disabilitas masih ada,” ujar Halimah.

Dari 4.206 masing-masing di Kabupaten Sigi 400 pemilih, Kabupaten Banggai 584 pemilih, kabupaten Poso 484 pemilih, Kabupaten Donggala 437 pemilih, Kabupaten Tolitoli 222 pemilih, Kabupaten Buol 476 pemilih, Kabupaten Morowali 103 pemilih, Kabupaten Bangkep 141 pemilih, Kabupaten Parimo 518 pemilih, Kabupaten Tojo Unauna 274 pemilih, Kota Palu 244 pemilih, Kabupaten Banggai Laut 155 pemilih dan Kabupaten Morowali Utara 165 pemilih.

KPU Sulawesi Tengah terus memuktakhirkan data pemilih, baik pemilih berkebutuhan khusus maupun pemilih normal. begitupun dengan daerah terpapar bencana alam, KPU terus memperbarui data pemilihnya, agar pada voting day masyarakat yang masuk dalam DPT bisa menyalurkan suaranya untuk memilih Presiden/wakil presiden, anggota DPD RI, anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Reporter: Elwin Kandabu
Editor: Masruhim Parukkai

Ayo tulis komentar cerdas