Home Morowali

Investasi China di Morowali Menyerap 25 Ribu Tenaga Kerja Lokal

191
Menaker RI, Hanif Dhakiri. (Foto: detikcom)

Palu, Metrosulawesi.id – Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta masyarakat menyikapi dengan bijak investasi China di Indonesia khususnya di Morowali, Sulawesi Tengah. Pasalnya investasi Negeri Tirai Bambu tersebut mampu menyerap 25 ribu tenaga kerja Indonesia.

“Contoh di Kawasan Industri Morowali. Investasi China di sana hingga saat ini membuka 28 ribu lapangan kerja. Dari 28 ribu lapangan kerja yang tersedia tiga ribu orang diisi tenaga kerja dari China dan 25 ribu orang atau sebagian besar diisi oleh tenaga kerja Indonesia,” kata Menaker Hanif Dhakiri kepada awak media di Jakarta.

Dikutip dari jpp.go.id, menurut Hanif Dhakiri, isu tenaga kerja China mengambil lapangan kerja di Indonesia tidak benar. Faktanya, pekerja China hanya sekitar 10,7% dari total lapangan kerja yang ada di Morowali.

“Apakah benar tenaga kerja asing khususnya tenaga kerja China mengambil lapangan pekerjaan dari tenaga kerja lokal? Tidak benar. Karena tenaga kerja China yang ada di Indonesia sebagian besar adalah tenaga kerja China yang muncul sebagai konsekuensi adanya investasi dari sebuah negara,” tutur Hanif Dhakiri.

Untuk itu, lanjut Menaker Hanif Dhakiri, seharusnya investasi negara lain khususnya China harus disyukuri karena membuka banyak kesempatan kerja baru.

“Kalau tidak ada investasi dari China justru 28 ribu lapangan kerja yang ada di Morowali menjadi tidak ada. Jadi jangan salah paham memahami masalah investasi dan tenaga kerja asing,” ungkap Hanif Dhakiri.

Kawasan industri Morowali di Sulawesi Tengah terdiri dari pusat pengolahan bahan mineral seperti nikel dan baja nirkarat (stainless steel) serta batu bara dan pembangkit listrik. (*)

Ayo tulis komentar cerdas