Home Palu

SMPN 12 Palu Butuh Tambahan Komputer

227
UNBK - Sejumlah siswa-siswi pada salah satu sekolah di Palu saat mengikuti UNBK tahun lalu. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) yang akan dilaksanakan secara serentak Maret mendatang. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Palu mengaku masih alami kendala dengan komputer.

Penangungjawab Urusan Kurikulum SMPN 12 Palu Ranggoani mengatakan komputer yang ada di sekolah tersebut masih komputer bantuan Pemerintah Kota Palu tahun 2012 yang memiliki spek lama.

“Kalau kesiapan sebenarnya kami sudah siap, hanya saja saat ini masih mencari solusi kondisi computer yang speknya tidak sesuai lagi. Kalau selesai diinstal paling satu hingga dua kali digunakan pasti sudah lelet,” ujar Ranggoani di Palu, Selasa, 22 Januari.

Dia mengaku, masalah tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.

“Sudah kami laporkan dan dari dinas sudah meninjau Jum’at lalu. Selanjutnya kami tinggal menunggu,” akunya.

Untuk UNBK nanti, pihaknya akan membagi peserta ujian menjadi dua sesi, dengan jumlah 39 peserta. Sehingga computer yang dibutuhkan 19 unit. Tetapi karena melihat kondisi, yang mana ada beberapa sekolah juga mengeluhkan hal yang sama, maka SMPN 12 meminta tambahan delapan unit saja.

Ditambahkannya, menghadapi UNBK, pihaknya tidak melakukan simulasi lagi, karena anak didik yang ada di kelas IX sudah cukup terbiasa sejak ujian kenaikan kelas.

“Kalau Simulai tidak lagi, karena anak-anak sudah siap, cuman kita butuh dukungan fasilitas ujian itu saja,” kata dia.

Hanya saja, salah satu persiapan yang sedang dilakukan adalah penambahan jam belajar.

“Kita les, program dari dnas itukan mulai minggu lalu, selain itu juga ada studi club, sabtu itu kita studi club yang diawasi langsung oleh kepala sekolah, dengan sisitem kelompok yang bergilir. Dalam satu hari itu, misalnya kelompok A Bahasa Indonesia, Kelompok B IPA dan begitu selanjutnya,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya terus mengimbau pada anak didik khusunya kelas IX untuk terus belajar memanfaatkan waktu yang luang di rumah, dan mengurangi penggunaan handpone.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas