Home Palu

SMPN 11 Palu Kekurangan Air Bersih

317
Sunardiyanto. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pasca bencana 28 September 2018, saluran air bersih SMP Negeri 11 Palu mengalami kekeringan. Olehnya itu, sekolah tersebut membutuhkan pasokan air bersih.

Kepala SMPN 11 Palu, Sunardiyanto mengungkapkan, air bersih merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi, untuk menyiram tanaman dan buang air kecil maupun besar siswa.

“Sementara ini, untuk memenuhi kebutuhan itu, kami terpaksa harus membeli langsung air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dengan harga Rp125 ribu per tangkinya,” kata Sunardiyanto, belum lama ini.

Sebenarnya, kata Sunardiyanto, SMPN 11 Palu mempunyai salurah air terbuka, tetapi jika terjadi hujan, air tersebut menjadi kotor.

“Pasca bencana lalu, air bersih di sekolah kami tidak pernah ada lagi, sehingga untuk memenuhi menyiram tanaman sehari-hari, saya harus beli air satu tangki air Rp125 ribu. Kalau anak-anak solat dzuhur, kami akan kesusahan, karena kekurangan air,” ungkapnya.

Sunardiyanto, berharap SMPN 11 Palu juga memiliki sumber air sendiri melalui PDAM atau sumur bor. Jika demikian, maka program prioritas SMPN 11 Palu adalah membenahi lingkungan, agar masuk menjadi sekolah adiwiyata.

Sebab, kata dia, para guru sudah bekerja keras untuk membangun lingkungan menjadi lebih hijau, tetapi jika pasokan air untuk menyiram tanaman tidak ada, maka program prioritas ini akan terhambat.

“Kalau seperti itu, kemungkinan SMPN 11 Palu juga masuk sebagai sekolah adiwiyata semakin terbuka lebar, seperti tiga sekolah yang sebelumnya saya pimpin. Jadi saya di SMPN 11 Palu juga berkeyakinan, kami bisa masuk adiwiyata, hanya terkendala air. Jika ada teman-teman guru mau membenahi lingkungannya, itu sudah luar biasa. Bahkan untuk ini, kami membuat zona. Kami bikin tiga zona, mereka menanam bunga, membawa pot, dan memelihara,” jelasnya.

Selain itu, kata Sunardiyanto, ada komunitas siswa yang dibentuk khusus untuk menangani masalah lingkungan di SMPN 11 Palu. Saat ini, kinerja komunitas itu berjalan dengan baik. Air adalah kendala utama untuk merawat tanaman.

Dia berharap, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dapat memberikan jalan keluar atas kendala-kendala pengembangan lingkungan yang dihadapai SMPN 11 Palu.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas