Home Palu

Sejumlah Pejabat Unisa Palu Digeser

244
PELANTIKAN - Rektor Universitas Alkhairat (Unisa) Palu, Dr Hamdan Rampadio saat melantik sejumlah pejabat Unisa, di ruang kerjanya, belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Universitas Alkhairat (Unisa) Palu, Dr Hamdan Rampadio, di penghujung masa jabatannya melakukan pergeseran dan pergantian pejabat di lingkungan kampus Unisa Palu.

Dua diantaranya kini kembali menjadi dosen biasa, satu menjabat posisi baru, dan dua diantaranya menjadi pejabat baru di lingkungan kampus Unisa Palu.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unisa Palu Dr, Ir, Kasman Jaya Saad, M.Si, kini kembali menjadi dosen biasa dan digantikan oleh Fachruddin A Yahya, S.Pi., M.Si yang sebelumnya sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) SI Unisa Palu. Jabatan yang ditinggalkan Fachruddin A Yahya, kini diisi oleh Muhammad Gulom, SE, MM.

Berikutnya Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Pertanian If’all, S.TP., M.Si juga kini kembali menjadi dosen biasa dan digantikan oleh Dr. Arfan, S.P., M.Sc. sebagai pejabat Pengganti Antar Waktu (PAW).

Pergeseran dan pergantian pejabat tersebut kata Hamdan adalah hal yang lumrah dalam suatu organisasi, dan tidak perlu disikapi secara berlebihan. Terlebih pergantian pejabat tersebut memiliki alasan yang sangat logis, diantaranya If’all, ingin lebih fokus menyelesaikan studi S3, yang dalam waktu dekat ini akan menghadapi Ujian Disertasi.

Begitu juga dengan Kasman Jaya Saad, sebelumnya telah mengajukan permintaan pengunduran diri dari jabatan Kepala LPM, dengan alasan agar lebih fokus mengabdikan diri ke Ibunya yang kini sudah sepuh. Jabatan sebagai Kepala LPM menjadi beban tersendiri baginya untuk lebih mengabdikan diri ke Ibunya.

“Pergeseran dan pergantian jabatan, juga harus disikapi sebagai bentuk kaderisasi. Setiap jenjang jabatan harus dijadikan ajang mengasah skill sebagai calon pemimpin,”kata Hamdan Rampadio, belum lama ini

Ia berpesan kepada pejabat baru, agar bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. Mengingat masih banyak hal yang harus dilakukan dan dibenahi di masing-masing jenjang jabatan tersebut.

Termasuk di LPM, peningkatan jurnal dosen masih sangat perlu ditingkatkan, begitu juga dengan pelaksanaan pengembangan mutu akademik kampus.

“Keberhasilan Pak Fachruddin di BAAK-SI, harus bisa di bawa ke LPM. Sebab disana, tentu masih banyak yang harus didorong lagi, ditingkatkan lagi,” pesan Rektor.

Begitu juga dengan Muhammad Gulom, diminta agar secepatnya menyesuaikan diri di BAAK-SI, sebab BAAK-SI ini adalah dunia baru bagi Muhammad Gulom.

“Tidak perlu terlalu berlama-lama menyesuikan diri, harus bisa secepatnya menyesuaikan diri. Terlebih dalam waktu dekat ini ada wisuda sarjana S1,” ungkap rektor.

Sebagai pemimpin, kata Rektor, harus bisa mengedepankan sikap bijak dalam segala hal, tidak harus selalu bersikap keras, ada kalanya bersikap lentur dan bijak.

“Perbanyak ibadah dan bijak dalam mengambil sikap dan keputusan,” pesan rektor.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas