Home Palu Kelurahan Tatura Selatan Wujudkan Program Pengembangan Wilayah Melalui K5

Kelurahan Tatura Selatan Wujudkan Program Pengembangan Wilayah Melalui K5

127
Masriah. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Sehubungan dengan visi misi pemerintah Kota Palu tentang kebersihan dalam waktu dekat Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan akan mewujudkan program pengembangan wilayah.

Hal ini disampaikan oleh Lurah Tatura Selatan, Masriah belum lama ini. Menurutnya, pemerintah kelurahan mengupayakan agar ke depan wilayah tersebut bisa dinilai lebih baik dari segi keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan dan kenyamanan. Dengan begitu, visi misi pemerintah Kota terwujud sebagaimana mestinya.

“Tentunya kami dari pihak kelurahan akan mematuhi peraturan sesuai dengan amanat visi misi Walikota Palu. Apa pun yang harus kita laksanakan sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang sudah ada, misalnya tentang kebersihan,” ujarnya.

Dia mengakui bahwa pada 2019, pihaknya berupaya mengamankan penegakan Perda bekerjasama dengan Satuan tugas K5. Selain itu, pemerintah Kelurahan Tatura Selatan juga gencar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktifitas yang bisa mengundang keributan antar warga.

“Kami lakukan rutin terkait kerja bakti bersama masyarakat di setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Setiap hari kami juga berikan imbauan ke warga agar jangan ada aktifitas yang bisa memancing keributan dan berdampak kepada keamanan dan kenyamanan masyarakat di daerah ini,” imbaunya.

Masriah juga mengungkapkan pihaknya melakukan berbagai persiapan menjelang pesta demokrasi April 2019.

“Jumlah RT di wilayah ini sebanyak 25 dan memiliki 6 RW. Sedangkan total keseluruhan masyarakat Kelurahan Tatura Selatan sebanyak 12.908 jiwa, dengan 3.819 jumlah kepala keluarga (KK). Menjelang pesta demokrasi 2019 tentunya kami mengajak para ketua RT dan warga setempat untuk mengamankan proses jalannya pemilu mendatang,” katanya.

Sebelumnya, Masriah juga mengatakan bahwa pemerintah Kelurahan Tatura Selatan telah melakukan rapat koordinasi membahas warga yang golput (tidak menggunakan hak suara) di hari pemilihan presiden dan calon legislatif 17 April 2019.

“Untuk mengatasi hal tersebut, kami selalu memberikan arahan melalui sosialisasi. Saya mengimbau agar warga menyalurkan aspirasi mereka melalui hak suara yang ada,” katanya.

“Semua masyarakat harus memilih, tidak boleh golput, karena ini adalah hasil akhir dari sebuah kemajuan di suatu daerah. Sosialisasi ini tidak bosan kami berikan ke warga melalui kegiatan -kegiatan yang mereka adakan,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here