Home Ekonomi

Januari, Nasabah SMS Finance Harus Bayar Kredit

891
Roni. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pasca bencana alam yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah pada 28 September lalu, Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance cabang Palu memberikan keringanan pembayaran kredit angsuran kepada costumer selama tiga bulan terhitung Oktober -Desember 2018.

Kepala Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance cabang Palu, Roni mengatakan di bulan Januari 2019 costumer sudah melakukan pembayaran sesuai dengan keputusan perusahaan di kantor pusat.

“Memang kemarin ada instruksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang penundaan pembayaran kredit. Tapi, mereka memberikan kebijakan dari masing-masing perusahaan pembiayaan dan rescheduling selama tiga bulan,” kata Roni, Sabtu (19/1/2019).

Dia mengungkapkan pihaknya memiliki sebanyak 386 icon atau costumer dengan jumlah dana yang disalurkan Rp20 miliar.

“Kami hanya bergerak di pembiayaan mobil bekas. Sedangkan, sekitar 250 costumer yang melakukan penundaan untuk wilayah Pasigala,” ungkapnya.

Menurutnya, sesuai dengan pendataan pihaknya sudah mengecek bahwa tidak ada costumer dari SMS Finance yang menjadi korban meninggal akibat bencana gempa bumi, stunami dan likuifaksi.

“Kita sudah datangi costumer tidak ada yang jadi korban meninggal. Tapi, untuk rumah tinggal mereka yang kebanyakan rusak dan rubuh,” ujarnya.

Sementara, untuk costumer yang tinggal di wilayah Petobo, Balaroa, Pesisir Pantai dan Sigi. Selain itu, Roni mengatakan sudah 8 costumer yang suka rela mengembalikan kendaraan ke pihak SMS Finance.

“Kalau mau dibilang mereka rugi, tetapi kami lebih merasa rugi karena mereka mengembalikan kendaraan dalam keadaan rusak parah. Untuk yang lain ada juga kendaraan yang belum ditemukan mungkin tidak seberapa banyak. Karena dalam Kota Palu masih banyak costumer kami yang tidak rusak unit kendaraannya,” ujar Roni.

Menurutnya, kemungkinan besar di bulan april 2019 pihak SMS Finance akan melakukan penjualan ke costumer. Dengan menawarkan kembali kredit kendaraan.

Lanjut dia, untuk besaran dana kredit yang hingga saat ini belum bisa terhitung karena masih dalam tahap penagihan. Sementara itu, sesuai dengan slogan Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance “Penyelamatan aset dan unit kantor”.

“Sedangkan, selama periode Januari -Maret 2019 kami masih melakukan penagihan ke costumer. Intinya pembayaran kredit oleh costumer sudah sekitar 50 persen. Kita juga lakukan sosialisasi kepada costumer dengan menanyakan kredit masih mau lanjut atau tidak,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas