Home Parigi Moutong

Caleg DPRD Sulteng Terancam Pidana

264
Iskandar Mardani. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

*Bawaslu Sebut Bagikan Kartu Nama di Halaman Masjid

Parimo, Metrosulawesi.id – Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Iskandar Mardani menjelaskan, kasus dugaan pelanggaran kampanye di tempat ibadah oleh oknum Caleg DPRD Sulteng asal partai PKS berinisial RA masuk ranah penyidikan.

“Besok Selasa 22 Januari 2019 (hari ini), sudah dilimpahkan kepada penyidikan. Jadi proses klarifikasi, sekaligus penyelidikan sudah dilakukan di Bawaslu Parimo,” jelas Iskandar kepada sejumlah wartawan, Senin 21 januari 2019.

Menurut dia, bahwa materil dan formilnya telah terpenuhi. Formilnya terpenuhi dari sisi identitas pelapor, kejadiannya tidak kedaluwarsa, tidak lebih dari tujuh hari kerja. Materilnya adalah bukti, keterangan saksi dan bahan kampanye dalam bentuk kartu.

“Kartu nama tersebut dibagikan di halaman mesjid, dua lembar yang kita dapat. Yang bersangkutan mengaku sempat dibagi karena diminta. Tapi kita tidak fokus itu, diminta atau diberikan sama saja,” katanya.

Dia mengatakan, bahwa terlapor menganggap perbuatannya tidak melakukan kampanye di sarana ibadah. Tetapi, kesalahpahaman yang bersangkutan bahwa ada aktivitas di halaman mesjid yang itu juga termasuk telah menggunakan fasilitas rumah ibadah.

“Yang kita selesai klarifikasi itu semua pelapor, terlapor, saksi ahli. Saksi ahli pidana dan saksi ahli dari KPU,” terang Iskandar.

Ia menambahkan, bahwa laporan tersebut diterima oleh pihaknya dari unsur parpol. Peristiwanya pada 21 Desember 2018 di salah satu masjid di Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan, diregistrasi Bawaslu Parimo pada 3 Januari 2019.

“Karena dengan kasus tersebut yang bersangkutan terancam sanksi pasal 521 dengan ancaman dua tahun, denda Rp24juta tentang larangan kampanye di tempat ibadah,” pungkasnya.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas