Home Palu

RSUD Madani Siap Tampung Caleg Stres

562
dr Nirwansyah Parampasi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Sulteng siap menampung Calon Legislatif (Caleg) yang stres atau depresi akibat gagal menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilu 17 April mendatang.

Direktur RSUD Madani Sulteng dr Nirwansyah Parampasi mengatakan sebagai rumah sakit kejiwaan dipastikan siap menangani pasien depresi, termasuk kontestan pemilihan calon anggota legislator.

“Kami pasti siap, akan kami layani, tapi tidak ada persiapan khusus,” ujar Nirwansyah kepada Metrosulawesi, Minggu, 20 Januari 2019.

Dia menambahkan Caleg yang berobat menggunakan kartu BPJS atau sebagai pasien umum akan diberi pelayanan serupa. Kegagalan sebagai Caleg diakuinya sangat memungkinkan menimbulkan stres.

RSUD Madani sendiri saat ini tengah mengusulkan pembangunan dan perbaikan gedung karena terdampak bencana gempabumi pada 28 September lalu. Direktur mengingini rumah sakit yang dipimpinnya sebagai salah satu contoh bangunan tahan gempa. Permohonan untuk hal itu telah disampaikan kepada Satgas PUPR Penanggulangan Bencana Sulteng.

“Cuma yang kami dengar prioritas pembangunan tahun ini RSUD Undata Sulteng dan RSU Anutapura Palu,” ujar Nirwansyah, Jumat, 4 Januari 2019.

Dia mengatakan usulan tersebut mengingat Sulteng, khususnya Kota Palu daerah rawan bencana gempa. Olehnya diusulkan bangunan RSUD Madani tahan gempa pasca terdampak bencana pada 28 September lalu.

Bangunan dengan tahan gempa juga berhubungan dengan keselamatan pasien di RSUD Madani. Sebab saat ini RSUD Madani mengalami kerusakan dengan kategori ringan yang membutuhkan penanganan.

“Kita harus sadari bahwa Kota Palu masuk daerah lempengan, apalagi kita punya pelayanan untuk orang sakit, bukan berarti malah lebih buruk,” jelas direktur.

Adapun untuk anggaran sepenuhnya akan diajukan kepada Pemprov Sulteng selaku pemilik RSUD Madani. Namun tidak tertutup kemungkinan biaya pembangunan RSUD Madani ditopang oleh bantuan dana yang masuk untuk penanggulangan bencana Sulteng.

Pembangunan nantinya tidak sepenuhnya merobohkan gedung yang sudah berdiri saat ini, hanya yang terdampak gempa. Bangunan percontohan tahan gempa direncanakan untuk pembangunan gedung baru.

“Pembangunan bukan merobohkan gedung yang ada sekarang, hanya yang terdampak. Tapi kalau bisa kita dapat advokasi dari Satgas PUPR agar seluruh bangunan di RSUD Madani tahan gempa,” tandas direktur.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas