Home Parigi Moutong Diprotes, Beasiswa PIP SMAN 1 Parigi Disunat

Diprotes, Beasiswa PIP SMAN 1 Parigi Disunat

96

Parimo, Metrosulawesi.id – Pemotongan beasiswa PIP di SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menuai protes. Informasi yang diperoleh, jumlah yang dipotong kurang lebih Rp50 ribu dari total yang diterima.

“Adik saya yang sekolah (di SMAN 1 Parigi) dipotong Rp50 ribu,” ungkap sumber yang tidak mau disebut namanya saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, Sabtu 19 Januari 2019.

Lanjut sumber, bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti alasan pemotongan dari pihak sekolah. Parahnya lagi, dipatok dengan jumlah sebesar itu. Setidaknya, jika ada pemotongan beasiswa bagi kategori miskin tersebut harusnya dibicarakan.

“Seharusnya, jika ada pemotongan seperti itu, harus dibicarakan dengan orangtua siswa,” kesal sumber.

Beasiswa di SMA Negeri 1 Parigi, untuk siswa kelas I (satu) menerima kurang lebih Rp500 ribu. Sedangkan siswa kelas III (tiga) menerima kurang lebih Rp1 juta.

Dikonfirmasi terkait adanya pemotongan beasiswa, Plh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Parigi, Wate Irawan, kepada sejumlah wartawan belum lama ini membantah adanya pemotongan beasiswa tersebut.

Dia mengetahui bahwa beasiswa tersebut adalah beasiswa PIP.

“Namun, saya akan menelusuri pengelola beasiswa. Karena sebagai Plh Kepsek SMA Negeri 1 Parigi saya sudah menginstruksikan tidak ada pemotongan terhadap siswa penerima beasiswa PIP,” katanya.

Dia mengatakan, bahwa adanya informasi tersebut pihaknya juga akan segera mengkroscek, sebab dari total 830 lebih penerima, yang sudah menerima dana kurang lebih 22 siswa.

“Dan saya akan memanggil yang bersangkutan (pendamping) untuk mengkroscek, menanyakan soal adanya dugaan pemotongan beasiswa tersebut. Terima kasih atas informasinya, nanti kita akan kroscek dulu kebenaranya. Sekarang kan masih tahap pertama, baru 22 orang yang menerima kemarin,” tuturnya.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Dikmen (Pendidikan Menengah) wilayah dua, Kabupaten Parimo dan Donggala, Alwi Musa pada Metrosulawesi belum lama ini mengatakan, bahwa dalam juknis PIP tersebut adalah dana bantuan pemerintah langsung kepada siswa, tidak boleh ada pemotongan. Karena berbasis nomor rekening siswa.

“Kalau didampingi boleh saja, tetapi tidak boleh ada pemotongan,” tegasnya.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here