Home Sulteng

Korban Bencana Pasigala Ditetapkan 4.340 Jiwa

201
Mohamad Hidayat. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Mohamad Hidayat Lamakarate mengungkapkan pihaknya telah menetapkan jumlah korban bencana meninggal dunia dan hilang yang terjadi pada 28 September lalu sebanyak 4.340 jiwa.

“Jumlah total keseluruhan korban yang dinyatakan meninggal dan hilang adalah 4.340 jiwa,” ungkap Hidayat yang juga selaku Ketua Percepatan Pemulihan Dampak Bencana Sulteng, Kamis, 17 Januari 2019.

Dia menjelaskan angka tersebut bersumber dari Pusat Data Informasi Bencana (Pusdatina) dan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 360/006/BPBD-G.ST/2019. Data dikumpulkan dari kabupaten/kota dan NGO.

“Korban meninggal dunia akibat bencana yang telah dimakamkan oleh pihak keluarga sesuai by name by adress berjumlah 2.657 jiwa. Korban meninggal yang tidak teridentifikasi berjumlah 1.016 jiwa yang dikuburkan secara massal didua tempat yakni di Pantoloan sejumlah 35 jiwa serta pemakaman umum Poboya 981 jiwa,” ujar Hidayat.

Adapun pengungsi yang terdampak di Pasigala dan Parigi Moutong tersebar pada 400 titik pengungsian dengan jumlah 53.182 KK. Jika disimpulkan secara jiwa maka jumlah keseluruhan sebanyak 172.635 jiwa.

Sedangkan kondisi rumah masyarakat, menurutnya terdapat 40.085 rusak ringan, 26.122 rusak sedang, 29.771 rusak berat, dan 4.050 rumah yang dinyatakan hilang akibat gempa bumi, tsunami dan likuifaksi.

Hidayat juga menjelaskan sesuai finalisasi data bencana kabupaten/kota, kebutuhan Huntara untuk Pasigala sebanyak 1.711 unit atau 20.610 bilik. Sementara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berdasarkan konfirmasi terakhir tidak membutuhkan Huntara.

“Masyarakat disana tidak membutuhkan Huntara, yang mereka butuhkan dana stimulan sesuai jumlah kondisi rumah yang rusak sebanyak 5.550 unit,” tandas Hidayat.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas