Home Sulteng

PMI Bangun Huntara 2.681 Bilik

244
Mohamad Hidayat Lamakarate. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Mohamad Hidayat Lamakarate mengungkapkan Palang Merah Indonesia (PMI) akan membangun Hunian sementara (Huntara) sebanyak 2.681 bilik.

“PMI akan membangun Huntara sebanyak 2.681 bilik yang tersebar di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala,” ungkap Hidayat saat bersama Federasi Palang Merah Internasional, IFRC, Perwakilan PMI Pusat dan Pengurus PMI Sulteng baru-baru ini.

Hidayat yang juga selaku Ketua PMI Sulteng mengatakan masyarakat yang masih tinggal di shalter (tenda pengungsian) harus segera mendapatkan hunian yang lebih layak. Dia berharap pembangunan Huntara dapat berjalan sesuai rencana, sehingga masyarakat yang masih tinggal di shelter dapat menempati hunian yang layak.

Hidayat menyampaikan bahwa PMI setelah terjadinya bencana langsung hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan bantuan pemulihan kondisi masyarakat. PMI dikatakan akan terus bersama masyarakat sampai kondisi pulih dari dampak bencana di Sulawesi Tengah.

Rencana pembangunan Huntara oleh Satgas PUPR sampai saat ini sesuai dengan kebutuhan bedasarkan SK Gubernur Nomor 360/006/BPBD-G-ST/2019 tentang Penetapan Data Korban Bencana Alam Gempa Bumi, Tsunami dan Likufaksi Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2018. Sesuai data atas konfilasi dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong, kebutuhan Huntara sebanyak 1711 Unit atau 20.610 Bilik.

Sementara sesuai dengan rencana pembangunan Huntara oleh Satgas PUPR sebanyak 1200 Unit. Saat ini melalui sejumlah NGO sudah terbangun Huntara 119 unit. Hidayat menambahkan untuk memenuhi kebutuhan Huntara perlu dukungan semua pihak.

“Harapan kita semua masyarakat harus tinggal di pemukiman yang layak sebelum terbangunnya Huntap,” tandasnya.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola diberitakan sebelumnya menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyelesaian pembangunan Huntara bagi korban terdampak bencana di daerahnya.

“Saya minta maaf karena pembangunan Huntara yang ditargetkan selesai 31 Desember tapi meleset,” ucap Longki saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Donggala terpilih periode 2019-2024, Kasman Lassa-Moh Yasin di Gedung Pogombo di Palu, Rabu, 16 Januari 2019.

Gubernur menjelaskan keterlambatan tersebut akibat kelangkaan material bangunan untuk pembangunan Huntara. Namun sebagian masyarakat kata dia telah dipindahkan memasuki Huntara yang telah selesai dibangun.
“Sudah ada ratusan masyarakat yang masuk ke Huntara di Kota Palu. Khusus di Kabupaten Sigi, mungkin sudah ribuan, tapi Huntara yang dibangunkan NGO, perbankan, LSM dan masyarakat,” pungkas Longki.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas