Home Ekonomi

Dana Desa Sulteng Terealisasi 100 Persen

255
Ilustrasi

Palu, Metrosulawesi.id – Realisasi dana desa di Sulawesi Tengah (Sulteng) 2018, mencapai 100 persen. Pejabat Pembuat Komitmen APBN P3MD, Rachmadan Cita mengungkapkan total dana desa 2018 sebesar Rp1,364 triliun.

“Laporan yang kami terima melalui aplikasi realisasi dana desa di semua kabupaten mencapai 100 persen,” ungkap Rachmadan di Palu, Selasa, 15 Januari 2019.

Rincian dana desa dari total Rp1,364 triliun yaitu untuk Kabupaten Parigi Moutong Rp207 miliar lebih, Banggai Rp203 miliar lebih, Sigi Rp127 triliun lebih, Donggala Rp123 miliar lebih, Poso Rp110 miliar lebih, dan Tojo Unauna Rp103 miliar lebih.

Selanjutnya untuk Kabupaten Banggai Kepulauan Rp99 miliar lebih, Morowali Utara Rp95 miliar lebih, Morowali Rp90 miliar lebih, Buol Rp79 miliar lebih, Tolitoli Rp76 miliar lebih dan Banggai Laut Rp47 miliar lebih.

Adapun untuk alokasi dana desa tahun 2019 kata Rachmadan baru diketahui awal Februari mendatang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulteng, Rusdi Bachtiar Rioeh mengatakan, salah satu prioritas utama peruntukan dana desa yaitu memberdayakan masyarakat melalui program padat karya tunai.

“Tahun ini penggunaan dana desa diarahkan untuk padat karya sebagai upaya memberdayakan masyarakat kategori miskin. Jadi misalnya kalau mau bangun jalan jangan pakai excavator, harus memberdayakan masyarakat disekitar pembangunan jalan itu,” ujar Kadis PMD di Palu, April 2018 lalu.

Dia menerangkan, selain prioritas utama untuk padat karya, prioritas dana desa juga diperuntukkan guna pembangunan embung desa dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dana desa juga diperuntukkan untuk pembangunan sarana olahraga agar anak-anak muda punya wadah menyalurkan hobi supaya terhindar dari hal-hal negatif,” tutur Rusdi.

Mantan Staf Ahli Gubernur Sulteng Bidang Ekonomi dan Kesra itu berharap manfaat penggunaan dana desa bisa benar-benar dirasakan masyarakat. Dia tidak mengingini ada lagi oknum kepala desa yang menyalahgunakan dana desa.

Dana desa sebagaimana tujuan peruntukkannya kata Rusdi yakni untuk pembangunan dan pemberdayaan. Dari peruntukan tersebut pada akhirnya akan mengakselerasi perekonomian masyarakat desa.

“Kita bersyukur penggunaan dana desa mulai dari tahun 2015 sampai 2018 ini sudah banyak terbangun berbagai infrastruktur seperti jalan usaha tani dan drainase,” tandas Rusdi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

1 COMMENT

  1. ’’Omong Punya Omong !….. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulteng, mengatakan, salah satu prioritas utama peruntukan dana desa yaitu memberdayakan masyarakat melalui program padat karya tunai, misalnya kalau mau bangun jalan jangan pakai excavator, harus memberdayakan masyarakat disekitar pembangunan jalan itu.
    ’’Omong Punya Omong !….. Apakah Masyarakat desa memliki Skhil di bidang pembangunan jalan dan jembatan, yang perlu diberdayakan bagaimana masayarakat dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga dan usaha yang dimiliki di bidang Pertanian Terpadu melalui padat karya sehingga menghasilkan daya saing yang bermanfaat tampa mengurangi kearifan lokal yang berbudaya sifat gotongroyong sebagai gerakan terobosan desa terpadu. Terimakasih.

Ayo tulis komentar cerdas